Connect with us

Ralita FM

BEM STIEBA Pamekasan, Bahas Hubungan Kependudukan dan Ekonomi

Ekonomi

BEM STIEBA Pamekasan, Bahas Hubungan Kependudukan dan Ekonomi

Pamekasan,ralitafm.com: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bakti Bangsa Pamekasan, mendiskusikan hubungan peningkatan Penduduk di Jawa Timur dengan Perekonomian.

Imam Mahdi, Ketua BEM STIE Bakti Bangsa Pamekasan, menyampaikan, kegiatan seminar regional tersebut menghadirkan nara sumber dosen Fakultas Ekonomi Universitas Air Langga Surabaya, Ahmad Syafii.

adapun tema yang diangkat, dalam kegiatan tersebut, yakni hubungan kependudukan dengan peningkatan Ekonomi di Jawa Timur. tema tersebut diangkat, dalam rangka untuk mengurai faktor peningkatan jumlah penduduk di Jawa Timur, yang berakibat terhadap jumlah peningkatan pengangguran di Jawa Timur.

dengan demikian, melalui kajian ekonomi tersebut, diharapkan peningkatan jumlah kependudukan, selaras dengan perkembangan ekonomi yang lebih maju di Jawa Timur. Sehingga, jumlah pengangguran semakin ditekan.

Sementara Ketua STIE Bakti Bangsa Pamekasan, Moh. Halis, mengapresiasi, kegiatan tersebut. ia berharap, melalui kajian tersebut, para mahasiswa bisa melaksanakan kegiatan ril, yang dapat mewujudkan peningkatan ekonomi di Jawa Timur.

Ketua STIE Bakti Bangsa Moh. Halis, bersama Ketua Yayasan, K. Mahrus Malidji, Ahmad Syafii ( Nara Sumber), dan Rusdin dari Dinas Pemberdayaan dan Keluarga Berencana

Muhammad Rusdin Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, mengaku siap bekerja sama dengan STIE Bakti Bangsa Pamekasan, khususnya dalam advokasi kependudukan dan pembinaan Unit Kegiatan Mahasiswa, yang orentasi kerjanya kepada kependudukan.

Rusdin mengapresiasi Langkah BEM STIE Bakti Bangsa, yang rupanya sangat serius untuk fokus peningkatan ekonomi di Jawa Timur.”saya sangat apresiasi dengan kegiatan ini, mudah-mudahan kerja sama tetap berlanjut,”. Pungkasnya.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi

To Top