Connect with us

Ralita FM

Dua Pelaku Bandar Narkoba Di tangkap Polisi

Hukum

Dua Pelaku Bandar Narkoba Di tangkap Polisi

Dari kanan, Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki, Kapolres AKBP Nowo Hadi Nugroho, Kasatres norkoba, AKP Mohmmad Sjaiful Arif dan tim satreskoba

Pamekasan – RALITAFM.COM, Satuan Reserse Narkoba Polres Pamekasan berhasil mengungkap dua pelaku bandar narkoba, yakni SD (38) warga asal Desa Ambender kecamatan Pegantenan dan MR (20) warga desa Palengaan Laok Kecamatan Palengaan dengan barang bukti sebanyak 11,42 Gram Sabu.

Kapolres Pamekasan,AKBP Nowo Hadi Nugroho dalam keterangan persnya kepada sejumlah media mengatakan, kedua pelaku ditangkap di tempat yang berbeda, tersangka SD ditangkap di kediamannya sendiri pada tanggal 9 Maret 2017 sekitar jam 22.30, saat dirinya kedapatan pesta sabu. barang bukti yang diamankan milik tersangka adalah, 1 klip plastik berisi narkob jenis sabu seberat 0.63, seperangkap alat hisap/bong, 1 botol alkohol ukuran 250 ml, 1 buah botol plastik kecil bersumbu yang berfungsi sebagai kompor, satu buah kayu ukuran 10×20 cm sebagai tempat peralatan sabu dan 1 buah handphone.

Sementara, tersangka MR warga Desa Palengaan laok ditangkap di jalan raya pantura Desa Sotaber Kecamatan Pasean dengan barang bukti yang diamankan 6 poket klip plastik berisi narkoba jenis sabu dengan berat 10,67 Gram Sabu, 1 buah bekas bungkus rokok merk Marlboro sebagai tempat sabu, dan 1 lembar kertas buram sebagai pembungkus sabu.

“dua tersangka ini masuk dalam kategori bandar, dimana barang bukti yang berhasil diamankan oleh jajaran satuan reserse narkoba sebanyak 11.42 Gram sabu, dan keduanya merupakan satu jaringan bandar besar di wilayah pantura,” ungkap AKBP Nowo Hadi Nugroho kepada sejumlah awak media saat jumpa pers di depan kantor humas Polres Pamekasan, Kamis (16/3/).

sebelum melakukan penangkapan, pria kelahiran Jepara Jawa Tengah itu juga menjelaskan, hasil penangkapan itu tidak lepas dari bantuan masyarakat atas informasi yang diterimanya, sehingga tim reserse narkoba dapat bertindak cepat untuk melakukan penyelidikan.

Atas perbuatanya, kedua tersangka dijerat pasal 114  ayat 2 Jonto 112 jonto 127 Undang-unadng Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Hukum

To Top