Connect with us

Ralita FM

EO Pameran Pembangunan Tak Serius Meriahkah Harjad Pamekasan

Budaya

EO Pameran Pembangunan Tak Serius Meriahkah Harjad Pamekasan

Pamekasan,ralitafm-Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Pamekasan, yang Ke 486,  Alwi Beik, Kecewa terhadap Event Organizer (EO) Pameran Pembangunan yang tengah berlangsung mulai tanggal 26 Oktober hingga 29 Oktober 2016 mendatang.

img20161026161430

Salah satu evaluasinya, yakni pendirian papan reklame rokok di lokasi terlarang. Termasuk pula, aksi protes yang dilakukan oleh pedanggang, karena tidak kebagian lapak, sekalipun sudah membayar uang sewa. termasuk pula, masih belum ter-isinya sejumlah lapak Pameran, saat launching Pameran, dan desains Pameran yang tidak menarik, dan jauh lebih antraktif tahun-tahun sebelumnya. serta pembubaran musik dangdut oleh Polres Pamekasan, karena panitia tidak mengantongi ijin Keramaian.

Seharusbya terang Alwi,  EO sudah mempersiapkan secara matang, rencana kegiatan yang akan dilakukan selama pameran. termasuk, kegiatanya tidak boleh melanggar ketentuan yang ada. Sehingga, tidak terjadi hal-hal yang kurang diinginkan.

hal senada juga diungkapnya, Sekretaris Disporabudpar Pemkab Pamekasan, Lukman Al Hakim, yang mengaku akan mengevaluasi secara menyeluruh kegiatan Pameran Pembangunan tersebut.

Sebelumnya, Sejumlah Pedangang Kaki Lima (PKL),  melakukan Protes kepada EO Pameran Pembangunan. Seba, tidak kebagian lapak jualan.Padahal, Para PKL sudah menyeror uang sewa kepada panitia, jauh-jauh hari sebelumnya.

Parahnya, Pameran Pembangunan yang diperuntukkan untuk menjual Prodak Pamekasan itu, Justru PKL-nya dari luar Pamekasan. salah satunya dari Garut dan sejumlah daerah lainya di Jawa Tengah.

Para PKL luar Daerah yang tak kebagian lapak itu, mengaku menelan kerugian cukup besar. Sebab, ongkos kirim barang jualan dari tempat asal, memakan biaya besar. Setelah sampai di Pamekasan, tidak mendspat jatah Lapak.

Sebelumnya Juga, Kepolisian Resort Pamekasan menghentikan hiburan musik Dangdut yang diselenggarakan Panitia Pameran Pembangunan. Lokasinya sama di Bundaran Arek Lancor. Pembubaran itu dilakukan, Karena Panitia tidak mengantongi ijin Keramaian dari Polres Pamekasan. Sebagaimana, kewajiban Penyelenggara saat melasanakan event hiburan, yang melibatkan orang banyaj.(afa).

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Budaya

To Top