Connect with us

Ralita FM

Calon Doktoral Universitas Malasyia, Jadi Pembicara di Kampus STIE Bakti Pamekasan, Bahas Penduduk dan Ekonomi Jatim

Ekonomi

Calon Doktoral Universitas Malasyia, Jadi Pembicara di Kampus STIE Bakti Pamekasan, Bahas Penduduk dan Ekonomi Jatim

PAMEKASAN,RALITAFM.COM: Calon Doktoral Universitas Malasyia, Achmad Syafii, menjadi Nara Sumber, dalam Seminar Regional Hubungan Kependukan dengan Peningkatan Ekonomi Di Jawa Timur, di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ( STIE) Bakti Bangsa, Pamekasan, Madura.

dalam orasinya, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya ini menyampaikan Peningkatan jumlah penduduk, akan berdampak Positif dan Negatif. bergantung kepada Potensi yang dimiliki masing-masing Penduduk.

adapun dampak positif dari meningkatnya Pertumbuhan Penduduk, diantaranya, Tersedianya tenaga kerja untuk meningkatkan produksi dalam memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. serta Bertambahnya kebutuhan akan pangan, sandang, dan papan sehingga berkembang jumlah dan jenis usaha Lokal.

Memberi Materi: Ahmad Syafii, SE, MM Saat memberikan Materi Hubungan Penduduk dengan Peningkatan Ekonomi di Jatim.

Selanjutnya, meningkatnya investasi atau penanaman modal karena makin banyak kebutuhan mmanusi dan Meningkatnya inovasi karena penduduk dipaksa untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya, agar produktivitas lahan pertaniannya meningkat, manusia mengembangkan pupuk dan benih unggul untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang terus meningkat.

Namun, Dampak Positif tersebut tidak berbanding lurus, terhadap tingginya dampak negatif akibat peningkatan Penduduk, diantaranya, meningkatnya angka pengangguran di Indonesia. yang setiap tahun, mengalami peningkatan.

Angka pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan pertumbuhan lapangan kerja akan menimbulkan masalah pengangguran. Sebagian tenaga kerja tidak terserap oleh lapangan kerja yang ada karena kecepatan pertumbuhan lapangan kerja baru kalah oleh kecepatan pertumbuhan penduduknya.

Selain itu, Meningkatnya Angka Kriminal, Meningkatnya Angka Kemiskinan, berkurangnya lahan untuk  pertanian dan pemukiman, makin bertambahnya limbah dan Polosi, dan Ketersedian pangan akan semakin berkurang.

Pria yang juga Ketua Komisi VII Koalisi Kependudkan Provinsi Jatim ini menambahkan, ada beberapa solosi yang bisa dilakukan mengantisipasi meningkatnya jumlah pengangguran, akibat tingginya penduduk, diantaranya mendorong sumber daya manusia yang berkualitas. dan menciptakan Sumber Daya Manusia yang kreative, yakni mampu menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan.

“dorong kualitas penduduk yang berkualitas, bidik jadi Penduduk yang berkreativitas, mampu menciptakan pekerjaan, bukan menunggu ataupun mencari pekerjaan,”. Ungkapnya, pada Senin, (01/05/2017).

ia berharap agar mahasiswa STIE Bakti Bangsa Pamekasan, menjadi pioner penggerak wirausaha di Madura, melalui Pengembangan Ekonomi Kreativ di Madura.

Sementara itu, Ketua STIE Bakti Bangsa, Moh. Halis, berterimakasih kepada Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasionak  Jawa timur dan DP3AKB pamekasan, yang sangat proaktive mampu mengendalikan jumlah penduduk di Pamekasan dan Jawa Timur.

Peserta Seminar: Peserta Seminar Regional

selama ini BPKKBN Jatim dan DP3AKB Pamekasan, sudah sering melakukan advokasi kepada pelajar, Mahasiswa, Kelompok Masyarakat, Kalangan Pesantren dan Masyarakat umum, agar mengikuti Program Keluarga Berencana ( KB). melalui program tersebut, diharapkan jumlah penduduk dapat dikendalikan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi

To Top